Posts from — February 2007
Roda Kehidupan
Pada suatu tempat, hiduplah seorang anak. Dia hidup dalam keluarga yang bahagia, dengan orang tua dan sanak keluarganya. Tetapi, dia selalu mengangap itu sesuatu yang wajar saja. Dia terus bermain, menggangu adik dan kakaknya, membuat masalah bagi orang lain adalah kesukaannya. Ketika ia menyadari kesalahannya dan mau minta maaf, dia selalu berkata, “Tidak apa-apa, besok kan bisa.”
Ketika agak besar, sekolah sangat menyenangkan baginya. Dia belajar, mendapat teman, dan sangat bahagia. Tetapi, dia anggap itu wajar-wajar aja. Semua begitu saja dijalaninya sehingga dia anggap semua sudah sewajarnya.
Suatu hari, dia berkelahi dengan teman baiknya. Walaupun dia tahu itu salah, tapi tidak pernah mengambil inisiatif untuk minta maaf dan berbaikan dengan teman baiknya. Alasannya, “Tidak apa-apa, besok kan bisa.”
Ketika dia agak besar, teman baiknya tadi bukanlah temannya lagi. Walaupun dia masih sering melihat temannya itu, tapi mereka tidak pernah saling tegur. Tapi itu bukanlah masalah, karena dia masih punya banyak teman baik yang lain.
Dia dan teman-temannya melakukan segala sesuatu bersama-sama, main, kerjakan PR, dan jalan-jalan. Ya, mereka semua teman-temannya yang paling baik. Setelah lulus, kerja membuatnya sibuk. Dia ketemu seorang cewek yang sangat cantik dan baik.
Cewek ini kemudian menjadi pacarnya. Dia begitu sibuk dengan kerjanya, karena dia ingin dipromosikan ke posisi paling tinggi dalam waktu yang sesingkat mungkin. Tentu, dia rindu untuk bertemu teman-temannya. Tapi dia tidak pernah lagi menghubungi mereka, bahkan lewat telepon. Dia selalu berkata, “Ah, aku capek, besok saja aku hubungin mereka.”
Ini tidak terlalu mengganggu dia karena dia punya teman-teman sekerja selalu mau diajak keluar. Jadi, waktu pun berlalu, dia lupa sama sekali untuk menelepon teman-temannya.
Setelah dia menikah dan punya anak, dia bekerja lebih keras agar dalam membahagiakan keluarganya. Dia tidak pernah lagi membeli bunga untuk istrinya, atau pun mengingat hari ulang tahun istrinya dan juga hari pernikahan mereka. Itu tidak masalah baginya, karena istrinya selalu mengerti dia, dan tidak pernah menyalahkannya.
Tentu, kadang-kadang dia merasa bersalah dan sangat ingin punya kesempatan untuk mengatakan pada istrinya “Aku cinta kamu”, tapi dia tidak pernah melakukannya. Alasannya, “Tidak apa-apa, saya pasti besok akan mengatakannya. ”
Dia tidak pernah sempat datang ke pesta ulang tahun anak-anaknya, tapi dia tidak tahu ini akan perpengaruh pada anak-anaknya. Anak-anak mulai menjauhinya, dan tidak pernah benar-benar menghabiskan waktu mereka dengan ayahnya.
Suatu hari, kemalangan datang ketika istrinya tewas dalam kecelakaan,istrinya ditabrak lari. Ketika kejadian itu terjadi, dia sedang ada rapat. Dia tidak sadar bahwa itu kecelakaan yang fatal, dia baru datang saat istrinya akan dijemput maut. Sebelum sempat berkata “Aku cintakamu”, istrinya telah meninggal dunia. Laki-laki itu remuk hatinya dan mencoba menghibur diri melalui anak-anaknya setelah kematian istrinya. Tapi, dia baru sadar bahwa anak anaknya tidak pernah mau berkomunikasi dengannya.Segera, anak-anaknya dewasa dan membangun keluarganya masing-masing.
Tidak ada yang peduli dengan orang tua ini, yang di masa lalunya tidak pernah meluangkan waktunya untuk mereka. Saat mulai renta, Dia pindah ke rumah jompo yang terbaik, yang menyediakan pelayanan sangat baik. Dia menggunakan uang yang semula disimpannya untuk perayaan ulang tahun pernikahan ke 50, 60, dan 70. Semula uang itu akan dipakainya untuk pergi ke Hawaii, New Zealand,dan negara-negara lain bersama istrinya, tapi kini dipakainya untuk membayar biaya tinggal di rumah jompo tersebut.
Sejak itu sampai dia meninggal, hanya ada orang-orang tua dan suster yang merawatnya.Dia kini merasa sangat kesepian, perasaan yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya. Saat dia mau meninggal, dia memanggil seorang suster dan berkata kepadanya, “Ah, andai saja aku menyadari ini dari dulu….” Kemudian perlahan ia menghembuskan napas terakhir, Dia meninggal dunia dengan airmata dipipinya.
Apa yang saya ingin coba katakan pada anda, waktu itu nggak pernah berhenti. Anda terus maju dan maju, sebelum benar-benar menyadari, anda ternyata telah maju terlalu jauh.
Jika kamu pernah bertengkar, segera berbaikanlah!
Jika kamu merasa ingin mendengar suara teman kamu, jangan ragu-ragu untuk meneleponnya segera.
Terakhir, tapi ini yang paling penting, jika kamu merasa kamu ingin bilang sama seseorang bahwa kamu sayang dan cinta dia, jangan tunggu sampai terlambat. Jika kamu terus pikir bahwa kamu lain hari baru akan memberitahu dia, hari ini tidak pernah akan datang.
Jika kamu selalu pikir bahwa besok akan datang, maka “besok” akan pergi begitu cepatnya hingga kamu baru sadar bahwa waktu telah meninggalkanmu.
– unknown
I Love You, Non… (Non, pangilan sayang untuk Dona)
Accomplished: Kursus Pra Pernikahan
Akhirnya setelah diundur 1 minggu akibat banjir di Jakarta, kursus pra pernikahan yang seharusnya berlangsung tanggal 9,10,11 Feb 2007 telah berhasil kami selesaikan kemarin, tanggal 16 Feb, 17, 18 Feb 2007. Puiihhhh… lega rasanya, satu syarat sudah terpenuhi..
3 hari yang melelahkan, beberapa materi dibawakan cukup menarik, beberapa lagi sangat membosankan. Kursus dimulai dari jam 15.15 sampai jam 21.00 pada hari Jumat, Sabtu, hari Minggu dimulai dari jam 7.30 sampai dengan jam 13.00 dan diakhiri dengan misa dan pembagian serifikat.
Hari pertama materi yang diajarkan tentang hukum Kanonik, mengajarkan tentang dasar hukum pernikahan berdasarkan Kitab Hukum Kanonik. 2 sesi sekitar 4 jam.
Hari kedua, terdapat 2 topik yaitu tentang Komunikasi, perbincangan seputar bagai mana komunikasi yang baik, beberapa sharing dari sepasang suami istri yang cukup oke dalam menjelaskan, kemudian dilanjutkan dengan sesi ke 2 yaitu Ekonomi Keluarga, yang ini boring banget :(. Hari itu berakhir jam 20.30.
Hari ketiga terdapat 3 topik, pertama tentang Keluarga Berencana, Kedua tentang Sex keduanya dibawakan oleh seorang dokter over all oke banyak hal yang bisa dipelajari dari sana. topik ketiga adalah topik Pendidikan Anak topik ini luar biasa boring.. karena mentor nya luar biasa jelek.
Acara ditutup dengan misa dan pembagian sertifikat, kalau mau cerita detailnya biar dona aja yang ceritain :D. See here!
Surat dari Dia
Ketika AKU menciptakan pria, AKU membentuknya dan meniupkan nafas kehidupan ke lubang hidungnya. Tetapi engkau, wanita, AKU menghiasmu setelah aku meniupkan nafas kehidupan ke pria karena lubang hidungmu terlalu lembut.
AKU membiarkan pria tertidur dengan nyenyak sehingga AKU dapat dengan sabar dan sempurna membentuk engkau. Pria AKU buat tertidur supaya dia tidak dapat mencampuri.
Dari satu tulang, AKU menghiasmu. AKU memilih tulang yang melindungi kehidupan pria. AKU memilih tulang rusuk, yang melindungi jantung dan paru2 dan mendukungnya, sebagaimana yang harus kamu lakukan. Dari satu tulang ini, aku membentukmu dengan sempurna dan cantik.
Sifatmu adalah seperti tulang rusuk, kuat tetapi lembut dan mudah patah.
Engkau menyediakan perlindungan untuk organ paling lembut dari pria,
hati/jantungnya. Jantungnya adalah pusat dari kehidupannya, paru2nya
menggenggam nafas kehidupan. Tulang rusuk akan membiarkan dirinya patah sebelum ia mengijinkan kerusakan terjadi pada jantung. Dukunglah pria sebagaimana tulang rusuk melindungi tubuhnya.
Engkau tidak diambil dari kakinya untuk menjadi alasnya, tidak juga diambil
dari kepalanya untuk menjadi atasannya. Engkau diambil dari sisinya, untuk
berdiri di sebelahnya dan dipeluk dengan erat. Engkau adalah malaikat-KU yang sempurna. Engkau adalah gadis kecilku yang cantik. Engkau telah tumbuh menjadi wanita yang sempurna, dan mata-KU terpuaskan ketika aku melihat hatimu.
Matamu — jangan mengubahnya. Bibirmu sangat cantik ketika mengucapkan doa. Hidungmu sangat sempurna dalam bentuk. Tanganmu sangat lembut untuk disentuh. AKU telah memberi perhatian pada wajahmu saat engkau tertidur. AKU menggenggam hatimu dekat dengan-KU. Dari semua yang hidup dan bernafas, engkau adalah yang paling mirip dgn AKU.
Adam berjalan bersamaku di hari yang dingin dan dia kesepian. Dia tidak dapat melihat ataupun menyentuh-KU. Dia hanya dapat merasakan-KU. Jadi semua yang AKU ingin Adam berbagi denganku, aku membentuknya di dalam kamu. Kekuatan-KU, kemurnian-KU, cinta-KU, perlindungan- KU dan dukungan-KU. Engkau adalah istimewa krn engkau adalah perpanjangan tangan-KU.
Pria melambangkan citra-KU - wanita, perasaan-KU.
Bersama2… kalian melambangkan TUHAN yg sejati.
Pria
Perlakukan wanita dengan baik. Cintailah dia, hormatilah dia, karena ia lembut. Menyakitinya, berarti engkau menyakiti-KU. Apa yang engkau lakukan kepadanya, engkau melakukan-nya kepada-KU. Jika engkau menghancurkannya, engkau hanya menghancurkan hatimu sendiri.
Wanita
Dukunglah pria. Dalam kesederhanaan, tunjukkan kepadanya kekuatan perasaan yang telah KU berikan kepadamu. Dalam kesunyian, tunjukkan kekuatanmu. Dalam cinta, tunjukkan kepadanya bahwa engkau adalah tulang rusuknya yang melindungi tubuhnya.
-unknown-
–
HAPPY VALENTINE!!
Banjir Jakarta 2007 : Satu Kampung Pesta Lele
Sabtu, 3 Februari 2007
Setelah semaleman ber-gelap gelap ria akhirnya pagi itu bisa juga lihat sinar :D, diluaran ada kegiatan unik orang bawa ember. Ember nya bukan untuk tempat buang air tapi untuk tempat menaruh hasil buruan “lele”. Yup orang-orang berlomba2 memancing lele.. entah dari mana mereka tahu kalau diantara air banjir terdapat banyak lele. Kalau dilihat sepintas mirip kegiatan lomba mancing, orang berjejer sepanjang jalan ya.. begitulah suasana pagi itu.
Beberapa orang yang mendapatkan hasil berlebih menjual ikan lele dengan harga 7500/kg. Banjir membawa berkah juga bagi mereka yang bisa memanfaatkan , kemungkinan besar hari itu sebagian besar orang makan lele. Entah hasil buruan atau pun hasil membeli, makum pasar terdedekat terendam banjir jadi amat sulit untuk mendapatkan bahan makanan, beberapa mini market ikut terendam banjir.
Satu-satunya tempat yang menjual bahan makanan adalah Superindo, dan pagi itu ketika aku dah adikku kesana suasananya lebih mirip pasar malam. Penuh sesak dan ups.. oran-orang blom pada mandi termasuk aku :D. Gimana mau mandi? listrik mati dan persediaan air minim, ya begitulah.. cuci muka dan beli persediaan makanan.
Acara memancing lele berlangsung sepanjang hari bahkan selama daerah ku banjir. Kayanya untuk mengurangi rasa bosan, karena gak ada listrik, gak ada hiburan lain :D. Ada kejadian lucu, beberapa anak-anak kecil berteriak ada lele lepas, kemudian beberapa orang sudah berlari mendekat ternyata bukan lele.. tetapi ular upsss.. ati-ati toh mas….
Di lain tempat temanku juga melihat hal yang sama, tapi bisa dikatakan yang ini lebih ‘aneh’ dikompleks perumahan ada beberapa orang menebar jala. Ya ampun.. ini bukan tambak kaleeee….
Banjir Jakarta 2007 : Perjalanan Pulang
Jumat, 2 Februari 2007
Setelah perjalanan berangkat yang melelahkan banjir dibeberapa tempat yang bisa dilalui sehingga perjalanan pagi itu harus memutar dan masuk ke jalan-jalan tikus, akhirnya sampailah dikantor pagi itu, dengan kondisi yang kuyup dan kedinginan. Hari itu Dona berencana menggunakan taksi untuk ke kantornya didaerah sunter karena sudah tidak ada waktu lagi untuk mengantar dia. Sesampainya di tempat parkir ada rekan kantor yang memberitahukan Lantai 11, tempat bisa absen. Alhasil kami berdua mampir dikantin untuk sekedar meminum teh hangat. Dikantin ternyata banyak teman2 yang tidak bisa masuk kantor karena masih dikunci.
Dikantin dona mendapat info kalau kantor diliburkan karena sunter banjir. Jadi hari itu dona menunggu seharian. Tentang hari ini aku sempat menuliskan blog singkat, baca Banjir.. singkat kata akhirnya kami berhasil pulang jam 15.00.
Perjalanan pulang sudah diwarnai dengan perasaan was was, melihat berita di detik.com dan berita di radio yang menyatakan banjir di Jakarta parah. 20 menit pertama perjalanan lancar, tidak ada halangan yang berarti aku pikir oke lah.. bisa sampai rumah dengan cepat. Tak lama kemudian kerumunan kendaraan bermotor mulai terlihat. Ada satpam dan polisi yang meneriakan banjir.. banjir.. masuk tol.. Akhir nya motor kami memasuki gerbang tol. Sempat aku melirik ke gerbang tol ternyata disaat darurat mobil masih membayar uang tol hehehe.. aku kira gratis… Diatas tol terlihat mobil yang terjebak banjir dan beberapa kru TV yang meliput berita. Wah bisa parah nich….
Setelah dapat kabar Daan Mogot tidak bisa dilewati karena banjir tinggi, aku berencana melalui jalan Kemanggisan - Jalan Panjang kemudian baru ke arah Puri. Setelah 1 halangan itu jalanan lancar sampai ke Slipi, bahkan aku sempat mengisi bensin di Shell Slipi. Memasuki daerah kampus Binus, jalanan kering kerontang dan tenang sekali seolah diluaran sana tidak terjadi apa2. Sesamapinya di Jalan Panjang, kemacetan mulai terasa. Diatas jembatan layang bisa terlihat samping Tol Kebon Jeruk menjadi lautan, air menggenang tinggi berapa truk besar terlihat terjebak di tengah2.
Perjalanan dilanjutkan kembali, Green Garden ditutup banjir, Jalan ke arah Pesangrahan ditutup banjir, kami berputar-putar dan selalu berakhir dengan jalan ditutup banjir. Akhirnya ada 1 jalan yang membuat kami kembali kejalan Daan Mogot. Disini kami harus beberapa kali berputar melawan arah gara2 banjir, 2-3 kali harus menerobos banjir. Akhirnya kami mengarah ke utara, setelah menyerbarang jalan Daan Mogot, daerah yang asing, baru kali ini masuk :D.
Arah yang dituju ke arah Barat, dan cari jalan yang besar. Kami menghindari jalan kecil dan gang sempit. Asumsinya sih semoga tembus ke daerah Kamal, karena menurut info adikku dia lewat kesana. Setelah beberapa lama berjalan akhirnya kami melihat angkutan umum warna merah, ploongg.. lega rasanya karena artinya angkutan itu cepat atau lambat bakal ke jalan besar, dan sepintas aku membaca rutenya tanggerang. Setelah melalui Jalan-jalan kecil akhirnya sampai juga di daerah Kamal. Lega rasanya bisa lihat Ramayana dan perempatan Cengkareng.
Perjalanan ternyata belum berakhir, di dekat pasar ternyata banjir cukup tinggi alhasil kami harus memutar melawan arah dan memasuki, lagi-lagi, daerah yang belum pernah dimasuki. Akhirnya sampai juga dijalan menuju rumah, sekitar jam 18.15 kami sampai dirumah, artinya 3 jam lebih perjalanan pulang. 50 meter dari rumah kami melihat “sungai kecil” terbentuk alamaakk.. sudah banjir… daerah sekitar sudah gelap, lampu mati sejak jam 4 sore. Yak.. petualangan baru dimulai. ![]()



