Posts from — March 2007
Photo Pre Wedding Day 2
Destination : Siga Bridal, Roxy
09.00-10.00 Perjalanan ke Siga
Perjalanan kali ini kami menggunakan motor, karena kami pikir lebih ekonomis hehehe.. karena sepulang dari Siga ada beberapa hal yang mesti dilakuin. Rute yang dilalui merupakan rute yang biasa dilalui kalau pergi ke kantor, jadi nothing special. Oh ya.. sempat turun hujan bentar, kemudian gak lama kemudian jalanan kembali kering. Alhasil kami sudah terlanjur menggunakan jas hujan, dan jadi orang aneh sepanjang jalan
10.10 - 13.00 Make Up (Again!)
Kami sampai disana ontime, dan proses make up langsung dilakukan. Hari itu Siga ramai banget, ada 2 pasangan sebelum kami yang diambil fotonya, dan ada 1 pasang lagi yang difoto bersamaan dengan kami. Ditambah lagi ada beberapa orang yang sedang melihat lihat dan mencoba gaun pengantin. puuihh.. rame.
Selama make up aku ngobrol dengan Dimas (Fotografer) dan beberapa lama sempet tertidur juga. Make Up kali ini lebih lama dari kemarin total 3 jam an lebih, make up kali ini ternyata ada revisinya (kaya ujian aja). Hasil make up nya direvisi oleh senior make up artist-nya. Hasilnya sih lebih halus, dan Dona paling suka alis nya
.
Setelah lama menunggu akhirnya aku disuruh test pake baju, kali ini pilihan si Asisten langsung oke. Lagian baju cowo ya.. gitu gitu aja
. Setelah Dona selesai Make Up, giliran aku di Make Up cuma kasih bedak dikit hehehe.. gak ada yang aneh-aneh oh ya rambutnya di semprot warna kecoklatan
. Oke.. kami siap di foto-foto lagi
13.15 - 16.00 Senyum nya Ko..
Foto pertama masih bertema ‘Wedding’ Dona dengan Wedding dress putih dan aku dengan Jas hitam. Seperti biasa Dimas (Fotografer) itu berlengak lengok sambil memberi perintah. Dia bilang “Oke.. Sekarang dah bisa bergaya sendiri”, aku cuma Comment “Ya iya lah.. udah terbiasa, tau apa yang dimaui “. Kemaren hampir seharian (80 Pose kata dia) dia jadi pengarah gaya dengan goyang-goyang genit nya (maaf Mas.. kenyataan).
Penutup untuk tema kali ini kami berdua berbaring di lantai dan di foto.. cape harus geser-geser gaya tentara perang. Yang lebih parah lagi si Dimas dengan lincahnya bergerak maju mundur dengan kameranya dengan gaya tentara merangkak (tiarap), lincah banget
.
Tema kedua pada pemotretan kali ini adalah Gaun Malam, ini bagian favorit. Dona menggunakan gaun merah dan aku juga menggunakan pakaian senada. Warna merah nya cocok dengan tema Wedding kami, dan beberapa gayanya aku suka. Semoga saja hasilnya bagus, abis kita bukan fotogenic hahahah dari sononya dah jelek, yang paling parah aku gak bisa ketawa (baca senyum manis). Ancurrr….
Tema Ketiga adalah pakaian tradisional, aku menggunakan pakaian tradisional Jepang. Beberapa kali pakaian bawah ku keinjek dan harus dibenerin ulang.
. Dona di Make Up ulang kali ini cuma mengubah tatanan rambut saja, dengan model Jepang. Bagus!.
Kali ini yang foto asistennya si Teddy, cara ngomong nya buru-buru gak sesantai si Dimas, mungkin karena dia mau cepet-cepet pergi mau ikut lomba fotografi di JHCC. Si Dimas sendiri katanya lagi sholat, jadi kami berdua difoto olehnya. Ya.. over all oke sih.. dengan gaya bawa pedang segala.
Sesi kali ini berakhir dengan cepat, hanya sekitar 10 pose.
16.20 - Selesai
Setelah ganti baju, Dona meminta riasannya dihapus, karena kita memang mau pergi, gak mungkin kan pergi ke mall dengan make up macam artis (karena tebal) . 10 menit kemudian semuanya kembali ke semula.
Foto PreWed Accomplished!
Photo Pre Wedding Day 1
Destination : Air Terjun Cilember, Puncak - Bogor Jawa Barat
05.00 - Bangun.. Bangun
Bangun dengan kondisi yang masih luar biasa ngantuk, Mandi kemudian sarapan roti. Mau beli sarapan males.
06.00 - Perjalanan Ke Siga
Taksi dah tungguin orang nya rada-rada culun, dah dibilang tunggu aja didepan Bidan Oma (tempat biasa taksi pesenan kami nunggu soalnya kontrakan agak masuk gang jadi gak keliatan dari jalan), ehhh.. malah inisiatif cari-cari sendiri. Ya.. salah sendiri kalo gak ketemu. ![]()
Berangkat si Sopir tanya mau lewat mana. Aku bilang jangan lewat Daan Mogot lewat Tomang aja karena ku pikir gak mau lewat rel kereta Roxy, macet abis. Maka masuklah taxi ke jalan Tol. Sesampainya di Tomang si Sopir ini salah belok. Dengan teriakannya yang bikin kaget. “Walah.. salah belok..” trus terdengar nada panik nya.. “Trus gimana nich mas.. kita mau lewat mana..”. Dengan sedikit dongkol aku bilang lewat slipi aja, trus lewat cideng. Wah tambah jauh dech..
Sesampainya di Roxy total pengeluaran Rp. 51.000,- dan saat aku beri Rp 55.000,- si Sopir bilang. “50 aja mas, gak apa” aku kasian juga, ya udah aku bilang gak apa mas.. akhirnya sampai juga di Siga jam 7.10. Artinya terlambat 10 menit :D.
07.10 - 09.15 Make Up
Dona mulai di make up, dan make up artist nya bilang “Koko tidur aja dulu” aku pikir sebentar kali.. kenapa harus tidur, ternyata 2 jam lebih.. busyet dah.. untung sempet mengikuti saran dia untuk tidur. Di saat saat dona dirias sempet foto-foto juga. Ntar aku Upload dech.
Gak ada yang bisa diceritain soalnya banyakan silent dan grrokkk groookkk… Waktu aku bilang “lama juga yach ?” si make up artist belakangan tau namanya Yuli bilang, “besok lebih cepet koq.. soalnya dah tau mau gimana make up nya”.
09.45 - sekitar 12.00 Perjalanan ke Puncak
Kita berdua sewa mobil, maklum motor kesayangan gak akan kuat kesana. lagian mana kuat kitanya juga :D. Sopir nya namanya Rudy, namanya keren padahal generasi tua, aku tebak sih namanya mungkin masih berbau-bau orang jawa Marudianto, Karudianto
Di mobil banyakan cuma diem, ngobrol dikit-dikit, dona makan roti kelaperan. Sepanjang perjalanan cuaca cerah. Sopir nya bilang sebelumnya dia juga anter pasangan pengatin kesana dan disana hujan, dia bilang semoga hari ini cerah.
Kami berangkat menggunakan 2 mobil, 1 mobil berisi aku dan dona, 1 mobil lagi berisi sang tukan foto (dimas), 1 asisten (teddy), Yuli (make up), dan si sopir. Karena aku gak tau jalan, maka mobil yang aku tumpangi mengekor saja, dan ada kejadian lucu ketika mobil yang kami buntuti salah masuk vila orang, dan yang lebih lucu lagi ada 1 mobil dibelakang kami yang ikutan nyasar. Aku sampai tanya “Itu rombongan kita??” Waaakkk ternyata bukan
.
12.00 - 15.00 Jepret.. Jepret…
Acara foto-foto dimulai, berawal dari depan sebuah warung tempat aku numpan pipis :D. Setelah memberi instruksi singkat tentang tengok kanan, tengok kiri, patah kanan, patah kiri, hadap kana, hadap kiri, akhir nya sesi pemotretan dimulai juga.
Lokasi berpindah-pindah dari bawah sampai air terjun, cape banget. Pertama di Depan warung, di Jembatan, di Kebun Kupu2 (atau apa yach??), trus.. trus.. sampe di bawah air terjun, kemudian ganti baju dan foto2 dengan baju casual sembari turun hingga ke bawah lagi.
Selama sesi pemotretan, yang kocak fotografernya.. suka sekali dengan gaya genit memiring-miringkan badan, pinggul kepala tanggan untuk memberi contoh. genit abis…
. Udah badannya kurus jadi keliatan luwes banget. Trus suka sekali mengucapkan “Itu.. itu liat sana.. nah itu monyet nya… “, atau “ya.. senyumnya Ko.. nah ini sini liat tangan.. (berusaha mefokuskan mata ke tanggan asistennya)”
Cuaca tidak begitu bagus, beberapa kali kami foto dalam rintik hujan, cuaca sudah lumayan dingin ditambah celana kami yang basah karena nyebur ke sungai kecil. Apalagi saat sampai di air terjun, kami berdua duduk di tepi aliran air dan terjadilah kebasahan total. Dingin nya amit-amit….!!
Hal yang paling susah aku lakukan adalah ketawa dan senyum manis, lha wong ketawa dan senyum itu yang paling susah aku lakuin. muka nya kata dona lebih banyak cemberut
Jadi terjadilah usaha yang luar biasa. Menurut dona hari itu stok ketawa dan senyum ke setahun dikeluarkan 1 hari huehuehuehue…
Sesi pemotretan diakhiri di warung, dengan memakan gorengan dan teh manis, akhirnya acara berakhir. Kami memutuskan untuk kembali ke tempat masing-masing tanpa harus kembali ke Siga.
15.40 - 1700 Perjalanan Pulang
Perjalanan pulang lebih banyak diam terlalu capai mungkin. Kalau aku kedinginan akut celana jeans ku basah karena tercebur sungai saat mencoba menahan dona agar tidak jatuh. Oh ya kami sempat membeli Ubi Cilembu
Sampai dirumah kami langsung ganti baju, mandi dan kemudian keluar makan. Kemudian tidur. Bersiap-siap untuk foto sesi berikut nya.. Indoor Photo!
I.C.E
Pagi ini aku menerima email dari seorang teman yang menginformasikan tentang I.C.E, I.C.E adalah kependekan dari In Case of Emergency. I.C.E adalah sebuah program yang pertama kali dicetuskan oleh seorang paramedis bernama Bob Brotchie. Idenya berasal dari pengalamannya sehari-hari dalam menangani korban kecelakaan di Inggris. Dia selalu merasa kesulitan dalam menghubungi keluarga korban, sebagian besar orang di Inggris selalu membawa HandPhone, tetapi tapi dia tetap kesulitan untuk mencari contact person mana yang bisa dihunungi. Dia membayangkan seandainya ada nama universal yang dikenal diseluruh dunia, yang mengidentifikasikan contact person yang harus dihubungi pada saat terjadi keadaan darurat. Maka tercetuslah ide untuk menuliskan ICE didalam contact persen HandPhone. Dimulai denangan menuliskan 1ICE, 2ICE dst. Nomor yang dituliskan didepan membuat ICE contact berada diurutan teratas dari PhoneBook kita. Ide ini mendapat dukungan dari banyak pihak dan mulai tersebar di Eropa dan Amerika Utara.
ICE symbol
Bagaimana dengan penerapan di Indonesia, kita juga mengetahui hampir sebagian penduduk Jakarta membawa Handphone tidak jarang malah lebih dari 1 Handphone :). Apakah hal tersebut bisa diterapkan di Indonesia. Jawabnya bisa Ya bisa juga Tidak. Ya karena memang hal tesebut sangat membantu sekali jika terjadi sesuatu hal, tetapi mari kita renungkan kenapa bisa ada jawaban Tidak.
Pernah mendengar penipuan yang dilakukan oleh para penjahat dengan memanfaatkan handphone yang dicuri. Dengan berpura-pura menjadi dokter, dan mengatakan bahwa anda kecelakaan dan saat ini membutuhkan biaya pengobatan, mohon segera mentransfer dana dan sebagainya. Bahkan saat ini mungkin sebagian dari kita menghapus nama-nama yang mirip dengan Mama, Papa, Rumah, Istri atau sejenisnya dan mengubah nya menjadi panggilan sehari-hari atau bahkan nama mereka. Yup.. tujannya untuk menghindari penipuan metode diatas.
Lalu apakah I.C.E masih bisa diterapkan di Indonesia?




