HaNaCaRaKa

April 20, 2007

Huruf Jawa atau sering disebut hanacaraka (diambil dari 5 huruf pertama) adalah tulisan yang dikenal oleh masyarakat jawa kuno. huruf ini konon berasal dari india utara, jadi pantas saja kalo mirip-mirip dengan tulisan india. Huruf hanacaraka terdiri dari 20 huruf yang sering disebut sebagai “aksara legana” atau dalam bahasa indonesia disebut huruf telanjang (aksara = huruf, legana = telanjang) huruf huruf tersebut adalah

HaNaCaRaKa Script

Menariknya huruf ini dalam urutan standart-nya jika diucapkan sebenarnya mengandung arti, pengucapannya begini

hana, caraka
data, sawala
padha jayanya maga bathanga.

yang artinya: “Ada pengikut (prajurit) yang bertentangan (berbeda pendapat) sama saktinya keduanya mati”. Ada semacam legenda yang menceritakan kisah dari Versi panjang dari cerita ini adalah

Pada jaman dahulu ada seorang raja yang mempunyai 2 orang pengikut setia, kedua-duanya adalah pengawal yang sangat sakti. karne gejolak didalam kerajaan nya, suatu hari sang raja memanggil salah satu pengawalnya dan menitipkan sebuah keris kepadanya dan berpesan “Pergilah bawalah keris ini, dan jangan berikan kepada siapapun selain aku”, setelah itu pergilah pengawal yang setia itu. beberapa tahun kemudaian sang raja memanggil pengawalnya yang lain dia memerintahkan untuk mengambil keris tesebut. Maka berangkatlah si pengawal tadi dan bertemu dengan temannya, ketika dia meminta keris tersebut temannya teringat akan pesan sang raja, bahwa siapapun yang mengambil keris tersebut selain dirinya tidak boleh. Maka keduanya ribut mempertahankan pendapat, dan kesetiaan mereka terhadap tugas yang diembannya, maka terjadilah pertarungan diantara keduanya, dan kerena kesaktian mereka yang seimbang, mereka saling bunuh dan kedua duanya mati. Kemudian sang raja menyesali ke keliruannya dan dia mengucapkan “hana(ana) caraka, data sawala padha jayanya maga bathanga”


Kembali ke aksara jawa, selain aksara legana terdapat beberapa huruf lain yang disebut “sandangan” dalam bahasa indonesia berarti Pakaian. Huruf sandangan ini membuat huruf dasar tadi lebih bervariasi, dalam bahasa indonesia bisa disamakan dengan konsonan.

Sandangan

Contoh (lihat table)
jika diberi wulu maka akan berubah menjadi : hi ni ci ri ki

Selain itu juga terdapat bermacam macam jenis huruf lain (Seperti angka, tanda baca, dll) yang membuat huruf hanacaraka dapat dipakai sebagai sarana penulisan dijaman dahulu. Oh ya aksara jawa juga dipakai di Bali, kayanya harus disebut aksara Bali, karena sepertinya sedikit berbeda dengan cara penulisannya.

Semoga artikel ini (walaupun tidak lengkap membahas) bisa menambah pengetahuan teman-teman :D. Terimakasih…

 

15 comments

1 Your Avatar   Chen Hendrawan { 04.21.07 at 4:18 am }

Nyumbang versi lain dari ceritanya ya :)

Ada seorang pengelana dari India bernama Ajisaka dan dua pengikutnya Dorha, dan Sembada, berlayar ke tanah Jawa. Sampai di tanah Jawa, Ajisaka dan seorang pengikutnya melanjutkan perjalanan darat menjelajah pulau Jawa lebih jauh. Sementara seorang lagi ditugaskan menjaga segala barang-barang bawaan mereka dari India dengan pesan: Hendaklah barang2 itu tidak diserahkan kepada orang lain kecuali jika Ajisaka sendiri yang mengambilnya.

Dalam pengelanaannya, Ajisaka bertemu seorang raja yang sangat bengis dan menaklukkannya. Raja tersebut terlempar ke laut dan menjadi buaya putih. Ajisaka menggantikannya sebagai raja di kerajaan tersebut.

Kemudian Ajisaka mengutus pengikut yang bersama dengannya untuk mengambil barang-barang yang masih ditinggal, sekaligus menjemput rekannya untuk tinggal bersama di kerajaan.

Selanjutnya sama seperti diatas, kedua pengikut tersebut sama-sama merasa harus memegang amanat yang diemban, sehingga bertengkar dan akhirnya gugur bersama.

Terus setahuku, caraka itu artinya utusan, bukan pengikut. Jadi “hana caraka” mungkin lebih tepat diartikan “ada utusan”, karena kedua orang tersebut memang diutus untuk mengemban sebuah amanat.

2 Your Avatar   oktaendy { 04.21.07 at 11:46 am }

Yup.. tentang Aji Saka yach.. kayanya itu lebih tepat hahahaha… sempet liat versi ketoprak (semacam drama) nya. cuma detail ceritanya gak inget. kayanya versi mu lebih bener.

Caraka = Utusan –> Setuju..!!

3 Your Avatar   kocu { 04.24.07 at 8:15 pm }

sing ngartos…

tapi emang mirip sih ama aksara bali, walaupun bahasa bali gw dulu selalu dapet dibawah 8 (hiks hiks), tapi rada2 inget dikit :p ejaannya ada beberapa yg beda.

kalian berguru dimana ya bisa tau begituan? :| lengkap dengan image lagi (^_^) salut buat okta untuk keseriusannya berbagi!

4 Your Avatar   arz { 11.19.07 at 4:09 am }

hallo mas, aku pingin di kirimi abjad jawa lengkap dengan sandangan/pasangan, huruf murdha dan cara menulis dan membacanya
oke mas terimakasih atas perhatiannya
aku tunggu balasanya
take care

5 Your Avatar   oktaendy { 11.19.07 at 9:32 am }

aku gak punya referensi yang lengkap. aku kirim seadanya yach..
via Japri aja. aku send ke alamat mailmu. :)

6 Your Avatar   airlang { 01.25.08 at 10:29 am }

selamt mas, sampeyan sampbun nguri-2 kabudayaan jawi.s kulo remen

7 Your Avatar   oktaendy { 01.25.08 at 12:57 pm }

matur nuwun…

8 Your Avatar   cah bagus { 03.04.08 at 10:39 pm }

baru tahu kalau ceritanya seperti itu.kalau hanacaraka dibalik bacanya apa misteri dibalik itu boss?

9 Your Avatar   oktaendy { 03.07.08 at 11:07 am }

kalo dibalik yach? wahh… blom tau tuh.. :D

10 Your Avatar   Anang S { 03.11.08 at 8:17 am }

thanks for sharing, aku sendiri ngga begitu paham hanacaraka itu, aku copy paste ah artikelnya…

11 Your Avatar   oktaendy { 03.11.08 at 10:05 am }

:D
silahkan….

12 Your Avatar   Panji { 06.22.08 at 9:33 pm }

Sahabat-sahabat, terima kasih info mengenai arti “caraka”-nya ya! Alhamdulilah, akhirnya ketemu juga. Thanks

13 Your Avatar   oktaendy { 06.24.08 at 3:07 pm }

:D
sama-sama

14 Your Avatar   ANDRI { 09.18.08 at 9:29 am }

itu hrus d percaya tentang ha na ca ra ka

15 Your Avatar   Waldy { 11.10.08 at 12:30 am }

Sorry, gue boleh minta tolong, tuliskan nama gue “Waldy” dan “Alfi” dalam tulisan Jawa Kuno … soalnya, gue neh orang Aceh yg pengen tau nama gue and nama temen gue kalo dalam tulisan Jawa kuno …
Thanx before

Leave a Comment