Posts from — August 2007
Jerawat VS Blog Theme
Saat ini ada 2 hal yang bikin aku BT :
Pertama Jerawat, entah kenapa akhir-akhir ini jerawat muncul di wajah dengan membabi buta. Gedhe-gedhe lagi! Uh! Beberapa minggu yang lalu dipipi kiri, trus temennya nongol dideketnya. Eehh… Gak berapa lama mbah-nya (kakek) nongol di jidat. Cenut.. Cenut..
Kedua Blog Theme, aku berencana meng-update theme untuk blognya dona, dengan theme yang sudah widget enabled. Setelah browsing-browsing akhirnya ketemu juga yang cocok, lalu aku pasang dan terjadilah cenut.. cenut.. yang kedua!!. Widget admin nya error! Gak bisa di drag drop, aku coba buka di IE hasilnya keluar javascript error. Bah! Gak ngerti!
Cari-cari dan browsing ketemu juga solusinya tapi waktu dicoba gak bisa juga tambah cenut-cenut dech! Setelah dicoba berulang-ulang dan tetep gak bisa juga, akhirnya digunakan cara lama fasilitas Widget tidak dipakai, edit sidebar theme pakai sidebar manual.Untuk sementara cukup jerawat yang mengganggu, blog theme pakai cara lama, toh jika dilihat gak kelihatan bedanya.
Lelaki Tua
Bendera itu kembali dikibarkannya, warna merahnya telah memudar, putihnya tak bisa lagi di sebut putih, lelaki tua itu menatapnya dengan haru, matanya menyiratkan kebanggaan. Tangannya tanpa sadar mengusap bekas luka di paha kanannya, masih terasa ngilunya, ketika dingin hujan mengguyur malam tadi, ngilu yang telah menjadi teman hidupnya sejak sebuah mortir meledak disamping tubuhnya, mengoyak paha kanannya dan menewaskan rekan seperjuangannya.
Matanya berkaca-kaca, perjuangan untuk memerdekakan negara ini telah merenggut banyak nyawa, teman, sahabat, saudara. Terbayang rekan-rekannya yang tak bisa menghirup udara kebebasan, tapi dia yakin diatas sana mereka tersenyum bahagia menyaksikan anak cucu mereka tertawa bebas.
Dipandangi lagi benderanya yang berkibar dengan gagahnya, sesaat raut mukanya menyiratkan kesedihan. Kemudian lelaki tua itu berlalu, dengan terpincang dia berjalan mendekati bangku tua disebelah gubuknya yang reot. Dikeluarkannya sebatang rokok lintingan yang diselipkannya pada tiang penyangga gubuknya, sebentar dinikmati harumnya, dinyalakan, dan dihisapnya penuh kenikmatan.
Tangannya bekerja lincah, memilah botol-botol bekas dan kaleng-kaleng. Dihisapnya lagi rokoknya, matanya melirik tajam memandang kembali bendera pusakanya. Wajahnya berkerut, otaknya berfikir keras, menelaah segala perjuangan hidupnya. Tanpa sadar tangannya kembali memijit pelan bekas lukanya, matanya menerawang jauh terlintas sebuah pemikiran dibenaknya: benarkah diatas sana teman-temannya tersenyum bahagia menyaksikan anak cucu mereka tertawa bebas, ataukah malah menangis menyaksikan begitu banyak orang menderita, ditindas sebagian orang yang mengatas namakan kemerdekaan. Lelaki tua itu terdiam menatap tajam bendera lusuhnya, kemudian dia berkata lirih: “Entahlah.. apa yang mereka rasakan, akan kutanya sendiri saat waktuku tiba”.
1st Anniversary Of IWuvYa!
Hari ini 15 Agustus 2007, tepat 1 tahun, aku dan dona membeli domain iwuvya.com, mungkin masih banyak yang gak tau apa itu iwuvya, karena selama ini aku gak pernah menceritakan makna dibalik kata iwuvya, mungkin diantara teman-teman sudah ada yang bisa menebak-nebak apa itu iwuvya.
Jadi begini ceritanya:
Alkisah pada jaman dahulu kala tinggallah sepasang kekasih yang sedang merencanakan untuk melangsungkan pernikahan, disuatu malam yang dingin mereka membicarakan rencana mereka untuk mempublish Wedding mereka di Internet.
Lalu dibicarakanlah nama domain untuk website mereka, idenya adalah sebuah nama yang unik yang tidak cuma dipakai buat wedding saja tetapi bisa dipakai untuk website keluarga
, serta namanya meaning full. Jadi nama-nama macam oktadona.com, oktadonawedding.com or something like that, sudah dieliminasi terlebih dahulu karena pola tersebut sudah terlalu umum digunakan, dan kayanya narsis banget
, kemudian serentetan ide nama website muncul.
Dari semua list yang ada kami berdua sepakat untuk memakai nama ILoveYou, tetapi ternyata domain tersebut menurut WHOIS sudah dipakai orang, bahkan variannya juga sudah dipakai, seperti ILuvYou,ILuvYa, dan sebagai nya. Waktu itu kami berdua mendadak menjadi ahli mengarang kata yang berarti ILoveYou :D, setelah berulang kali mencoba dah tetap si WHOIS mengatakan Domain yang kami cari sudah ter-register, akhirnya kami teringat a little yellow canary call Tweety, dengan perkataannya yang khas “I tawt I taw a puddy tat… I did! I did!” jika dia mengatakan “i Love You” dia akan mengatakan “I Wuv You”. Yup.. IWuvYa memang berarti I Love You!
Keesokan harinya kami mendaftarkan domain tersebut, dan selama hampir 3 bulan vakum tanpa dimanfaatkan
. Dibulan Desember, timbullah sub domain oktaendy.iwuvya.com dan donamelia.iwuvya.com keduanya adalah alamat blog aku dan dona. Banyak diantara teman teman yang menanyakan iwuvya kuwi opo toh? (iwuvya itu apa sih?). Semoga dengan artikel ini, semua pertanyaan tentang iwuvya terjawab, seandainya belum kami berdua membuka pintu selebar-lebarnya untuk menanyakan hal seputar iwuvya..
Preview Missing
Sudah 2 hari ini terjadi perubahan pada Layar Administrasi blog ku, Layar tempat aku menulis posting blog, mendadak berubah. Pada layar itu seharusnya terdapat preview panel yang menampilkan hasil dari postingan ku, sekarang ini mendadak hilang entah kemana, Panel Preview itu digantikan sebuah link pada kanan atas bertuliskan Preview. Sungguh aneh..
Aku mencoba mencari di semua setting pada layar administrasi kalo kalo aku salah pencet (baca:Setting) tetapi tidak ditemukan juga settingan yang berhubungan dengan preview tersebut, benar-benar aneh kalau tiba-tiba saja berganti.
Apakah karena aku upgrade ke versi 2.2.2? aku coba browsing dan menemukan beberapa clue
FYI: it was removed by matt - so, don’t hope it will be back soon
http://trac.wordpress.org/changeset/5159
Kemudian aku juga mendapatkan
The Post Preview window has been deleted entirely and has been replaced instead by a preview link above the content box.
I have addressed this issue in my post at:
http://wpthemez.com/post-preview-change-in-wordpress-22/I hope you haven’t wasted as much time on this as I have.
Kesimpulannya:
Memang diversi 2.2 itu dihilangkan!, alasannya karena memperlambat.
Pertanyaannya :
Bagi para bloger penguna “WordPress”, memang menggangu gak sih? aku sekarang ini merasa terbantu
Helping Other..
Memberi bantuan kepada orang lain yang membutuhkan adalah sebuah tindakan yang mulia, namun kecenderungan yang ada adalah orang membantu dengan pamrih (dan sudah tentu tidak ikhlas), jadi jika tidak ada untungnya buat apa membantu, karena hal tersebut orang jadi pilih memilih dalam membantu. Kemudaian banyak diantara kita yang meyakinkan diri sendiri bahwa kita ikhlas membantu orang tersebut.Tapi ikhlas yang seperti apa?
Membantu orang lain, sering aku analogikan dengan (maaf) kegiatan buang air besar (BAB), koq bisa??
1. Temukan tempat
Saat “keinginan†datang yang kita lakukan adalah dengan tanpa pikir panjang dan tak peduli rintangan yang ada sesegera mungkin mendatangi tempat-nya. Lalu apa yang kita lakukan ketika ada orang lain yang membutuhkan bantuan, kebanyakan dari kita ogah untuk mendatangi orang yang membutuhkan, kebanyakan prinsip yang dianut adalah siapa butuh siapa?, yang membutuhkan ya yang datang. Kita seakan menjadi seorang yang berkuasa, dan yang membutuhkan seakan harus datang ke tempat kita untuk meminta tolong. Jadi proaktiflah dalam membantu!.
2. Tuntaskan!
Pernah tidak saat kita BAB, kemudian berfikir udahan ah.. yang 1/2 ditempat lain lagi. Atau yang lebih parah pake acara tunda menunda. Aku rasa tidak pernah
. Demikian juga dalam membantu orang, sudah seharusnya kita membantu dengan segala upaya, dan jangan setengah-setengah! Yang harus ilakukan lakukan lah, dan harus tuntas.
3. IKHLAS
Yang terpenting dari semuanya adalah IKHLAS. Saat kita selesai melakukan kegiatan BAB yang tertinggal hanyalah rasa kelegaan yang luar biasa. Pernah kita memikirkan yang sudah kita “keluarkan†? Atau detail lain nya?, nah itu yang dinamakan IKHLAS!, tidak pernah kita memikirkan kemaren BAB nya gimana atau dimana, udah hilang begitu aja tanpa mengingat atau malah menyesal dah “membuang”nya. Membantu orang lain dengan iklas seharusnya seperti itu, setelah semuanya usai yang tertinggal hanyalah kelegaan. Effort yang sudah dikeluarkan, capai, dan hal lainnya hilang begitu saja, yang timbul hanyalah sebuah kepuasan.
Jadi yang harus diingat saat membantu orang adalah metode BAB, dah saat BAB harap diingat juga sudahkah kita membantu orang lain hari itu… hahahahaha..
Selamat menerapkan..




