Lelaki Tua

August 17, 2007

Bendera itu kembali dikibarkannya, warna merahnya telah memudar, putihnya tak bisa lagi di sebut putih, lelaki tua itu menatapnya dengan haru, matanya menyiratkan kebanggaan. Tangannya tanpa sadar mengusap bekas luka di paha kanannya, masih terasa ngilunya, ketika dingin hujan mengguyur malam tadi, ngilu yang telah menjadi teman hidupnya sejak sebuah mortir meledak disamping tubuhnya, mengoyak paha kanannya dan menewaskan rekan seperjuangannya.

Matanya berkaca-kaca, perjuangan untuk memerdekakan negara ini telah merenggut banyak nyawa, teman, sahabat, saudara. Terbayang rekan-rekannya yang tak bisa menghirup udara kebebasan, tapi dia yakin diatas sana mereka tersenyum bahagia menyaksikan anak cucu mereka tertawa bebas.

Dipandangi lagi benderanya yang berkibar dengan gagahnya, sesaat raut mukanya menyiratkan kesedihan. Kemudian lelaki tua itu berlalu, dengan terpincang dia berjalan mendekati bangku tua disebelah gubuknya yang reot. Dikeluarkannya sebatang rokok lintingan yang diselipkannya pada tiang penyangga gubuknya, sebentar dinikmati harumnya, dinyalakan, dan dihisapnya penuh kenikmatan.

Tangannya bekerja lincah, memilah botol-botol bekas dan kaleng-kaleng. Dihisapnya lagi rokoknya, matanya melirik tajam memandang kembali bendera pusakanya. Wajahnya berkerut, otaknya berfikir keras, menelaah segala perjuangan hidupnya. Tanpa sadar tangannya kembali memijit pelan bekas lukanya, matanya menerawang jauh terlintas sebuah pemikiran dibenaknya: benarkah diatas sana teman-temannya tersenyum bahagia menyaksikan anak cucu mereka tertawa bebas, ataukah malah menangis menyaksikan begitu banyak orang menderita, ditindas sebagian orang yang mengatas namakan kemerdekaan. Lelaki tua itu terdiam menatap tajam bendera lusuhnya, kemudian dia berkata lirih: “Entahlah.. apa yang mereka rasakan, akan kutanya sendiri saat waktuku tiba”.

 

2 comments

1 Your Avatar   Chen Hendrawan { 08.17.07 at 9:33 am }

Nice story :)
Suatu saat nanti juga Okta yang udah tua akan mengibarkan bendera sambil mengingat perjuangannya di depan komputer :p

Btw, mulai pada ketularan nulis fiksi nih, kocu juga :D

2 Your Avatar   oktaendy { 08.20.07 at 10:17 am }

@Chen
Semoga saat itu, aku dalam kondisi yang jauh lebih baik dari sekarang :D
bener2 sedang menikmati hasil sebuah perjuanan :D

Iya, latihan berkhayal hahahahaha..

Leave a Comment