Posts from — November 2007
100 and still counting..
Sudah hampir 1 tahun aku merawat blog ini, tanggal 16 desember adalah posting pertamaku, yang isinya cuma hello world
. Didalam dunia pemrograman, biasanya para pemula memulai belajar programming dengan memunculkan kata “Hello World” dilayar komputer mereka, dan tradisi itu aku bawa di dalam dunia blog :D.
Posting sebelum ini adalah posting ku yang ke 100 (Beowulf (Another Story)), ya memang baru sedikit dibandingkan dengan rekan2 lain, tapi aku harus menghargai keberhasilan diriku sendiri (narsis mode on) yang sudah bisa memantain blog sejauh ini. Karena pengalaman sebelum2 nya blogku tidak pernah bertahan lebih dari 3 bulan
.
Sampai saat ini data statistik yang berhasil dikumpulkan dari blog ku, sebagai berikut:
* 1 Authors To This Blog.
* 100 Posts Were Posted.
* 4 Pages Were Created.
* 185 Comments Were Posted.
* 26 Categories Were Created.
* 919 Spam Comments Deleted.
* 24 Different Nicks Were Represented In The Comments.
hehehehehe… menarik juga mengamati angka-angka, semoga tahun depan angka-angka diatas bisa bertambah yang artinya aku masih merawat blog ini
Terimakasih buat yang sudah baca, yang sudah comment, yang berniat akan comment, atau malah yang blom comment, atau buat yang comment via YM (lain kali kalo comment via YM commentnya aku masukin ke blog yach?
). Terimakasih.. terimakasih…. So… ini Posting ku yang ke 101! Hahahahahaha….
image : http://www.1st100.com/
Beowulf (Another Story)
Malam minggu kemarin aku nontoh Beowulf bareng Dona, filmnya tidak begitu bagus (menurutku sih..) ceritanya biasa aja, animasinya yaa… begitu dech gak halus-halus banget. Penuh dengan adegan sadis, berdarah-darah, beberapa menjijikan, dan beberapa adegan menampilkan tubuh “polos”
.
Ada hal yang lebih menarik daripada menceritakan film Beowulf, yaitu saat aku dan Dona antri tiket. Suasana di 21 Mall Puri malam itu lumayan ramai, antrian lumayan panjang, aku dan Dona sempat males juga melihat antrian yang lumayan. Kira-kira hampir 20 orangan dimasing-masing loket, kecuali loket yang bertuliskan CASH ONLY.
Sedikit demi sedikit aku mulai maju mendekati loket, musik “ajeb-ajeb” mengalun mencoba menghibur para pengantri loket, yang menurutku lumyan asik (padahal aku bukan pecinta musik “ajeb-ajeb”). Ketika antrian didepanku tinggal 4 orang tiba-tiba orang dibelakangku mulai rese. Dia mulai ngomong dengan istrinya (ingat dia sudah beristri) kalau tidak akan cukup waktu untuk nonton film pilihan dia karena filmnya dah hampir diputer. Dia bilang mending nitip sama yang didepan.
Tidak berapa lama kemudian orang tersebut melangkah maju mendatangi pengantri terdepan, setelah entah mantra apa yang dibisikannya si pengantri itu memperbolehkan orang tersebut nitip tiket. Ola laa… Antri gitu lho!!Entah apa yang terjadi didepan sana, yang ada mereka bolak-balik berbicara dengan penjual tiket.. lama.. uh makin BT aja.. orang-orang dibelakangnnya mulai gelisah si “tak tau diri” itu masih santai, tak lama kemudian dia keluar dari antrian, mendatangi istrnya, mengambil uang cash. Sementara si Pengantri, masih didepan loket menyelesaikan transakinya (tentu saja dengan Credit Cardnya)
Singkat kata transaksi itu selesai, si tak tau diri meyerahkan sejumlah uang, Rp. 35 .000,- sesuai dengan jumalah nominal yang di gesek di Credit Card, dan orang tersebut mendapatkan 2 tiket (ingat buy 1 get 1). Setelah si tak tau diri itu pergi, pasangan (si Ce) yang tadi dititipin sempat ngomel, entah apa yang diomelkan aku sudah tidak peduli lagi.
Ada beberapa hal yang melintas dipikiranku,
1. Kenapa sih orang gak bisa antri, masa kalah sama bebek.
2. Kalo mau cepet, gak mau ketinggalan film, beli aja di loket Cash, toh cuma selisih 35rb dibandingkan kena kutuk 20 orang yang antri dibelakangnya
3. Enak aja cuma bayar 35rb, memang nya Kartu Credit gak kena bunga (mungkin itu yang diucapkan si Ce yang tadi ngomel)
4. Kalo yang dititipin temennya sih ya.. harap maklum lah. tapi ini bukan siapa-siapanya, dan aku rasa yang dititipin juga bt. buktinya si ce ngomel.
Sampe sekarang aku masih berfikir, menurut teman-teman perbuatan seperti diatas (memotong antrian dengan nitip) diperbolehkan gak sih? etis gak sih? ganggu gak sih?
Aku pribadi sih beranggapan kalo itu nitip temen, masih oke. tapi kalo nitip dengan orang yang gak kenal itu GANGGU BANGET!!
Resolusi 2008
Dikantor aku ditugaskan untuk membuat rencana kerja untuk 2008 dan 2009 gubrak.. untuk 2 tahun kedepan aku harus merencanakan apa yang akan dilakukan, kemudian aku jadi teringat PR yang diberikan Gies, resolusi di tahun 2008, 8 buah dan tiba tiba aja.. blank!, masa aku gak punya “tujuan” sih?? waduh gak bisa gitu donk.. harus ada yang mesti diperjuangkan maka ini lah resolusi untuk tahun 2008
Satu
Nabung.. Nabung.. dan Nabung
Banyak yang harus disiapkan di tahun 2008, karena aku dah berkeluarga sepertinya sudah saat nya mencicil rumah. Minimal tabungannya bisa buat bayar uang muka rumah :D, ayo berusaha..!! selagi kebutuhan lainnya blom datang. Kura-kura ku aja punya rumah
Dua
Berusaha untuk lebih menjadi teman, sahabat dan suami yang baik buat Dona, dan semoga ditahun 2008 aku juga bisa menjadi ayah yang baik. semoga.. semoga.. semoga…
Tiga
Tiap hari aku berkutat dengan pembuatan program komputer, rancang dan buat program tapi setelah jadi program nya jadi hak milik perusahaan tempat aku bekerja. Di tahun 2008 nanti aku (dan dona) pengen buat program untuk diri sendiri, artinya kalo pun dibeli orang hasilnya buat aku sendiri :D. Sudah ada program yang dirancang dari awal tahun lalu dan sampe sekarang belum selesai dibuat. Di tahun 2008 aku mau selesaiin program itu.
Empat
Beli Laptop!, aku pengen beliin laptop, terutama buat Dona kerja. Kasian kalo dia lembur kerjaan dirumah harus rebutan komputer. Jadi seperti Resolusi ke 1 dari sekarang sudah harus nabung..
Lima
Pengen belajar masak, kursus ato apa gitu.., aku punya hobi makan dan masak karena makan dan masak sama-sama melepas stress. Kalo makan, efek nya jadi gemuk (sia-sia hasil diet ku), kalo masak efeknya buat orang jadi gemuk jadi keputusanku lebih baik masak!. *penting gak sih?? :D*
Enam
Mau rapiin koleksi bukuku, yang sekarang tertumpuk manis di box plastik. Pengen punya lemari buku bak perpustakaan di kamar atas. Ngebayanginnya enak.. butuh buku, naek ke atas, buka komputer cari nyimpen di rak no berapa (emang bukunya seberapa banyak sih?? menghayal boleh donkkss), ambil bukunya turun ke lantai bawah, baca di bawah sembari nikmati teh hangat plus pisang goreng
Tujuh
Abisin buku buku yang sudah dibeli dah belom dibaca. Stop beli buku dulu (mana tahaannn…
). Masih ada novel nya Tom Clancy, The Bear and the Dragon, Eragon, Umberto Eco , The Name of The Rose, dan masih banyak buku lain yang sudah dibeli dan gak sempet dibaca. Sudah beberapa lama gak mampir ke Gramed menghidari melihat buku atau novel bagus.. :D. Harry Potter harus beli, biar lengkap koleksiku
Delapan
Pengen kursus bahasa inggris, memperbaiki bahasa inggris yang kacau balau, malu kalau diajak ngomong bahasa inggris, cuma bisa denger gak bisa bales ngomong
. Bagian otak ku yang ngurus bahasa kayanya kurang dilatih, disamping inggris pengen juga belajar mandarin.. walah.. inggris aja kesulitan apalagi mandarin.. satu satu mas…!!
Nah… PR nya udah, tapi masih ada PR yang harus dikerjakan sepanjang tahun 2008, minimal 8 yang diatas. Jadi ini sebenernya PR sepanjang tahun :D. Ayo semangat!, 1 bulan lagi 2007 abis. buka agenda, cek apa yang belum terwujud dan selesaikan
Rasa ingin tahu itu…….

Siang tadi aku melewati daerah sunter, biasanya dihari kerja (non sabtu) jalanan di depan danau sunter jarang sekali macet. Siang tadi entah mengapa menjadi macet (baca: padat merayap), lumayan panjang juga walapun tidak macet total, sedikit demi sedikit kendaraan maju juga. Kira-kira hampir mencapai ujung danau sunter aku lihat banyak kendaraan terutama motor diparkir di pinggir jalan dan para pengendaranya bergerombol ditepian danau untuk melihat “sesuatu”. Aku sendiri tidak tahu apa yang terjadi, karena aku pikir menepikan kendaraan dan menyaksikan entah kejadian apa akan membuat antrian kendaraan menjadi semakin panjang, disamping kendaraan yang diparkir dijalan membuat jalanan menjadi sempit, Semakin banyak orang berkumpul membuat bertambahnya rasa keingintahuan pengendara lain untuk melihat atau sekedar memperlambat lajunya untuk melirik apa yang terjadi.
Sepintas aku melihat seorang lelaki menghampiri sepeda motornya seraya tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya, entah apa yang dilihat orang itu yang jelas tingkah lakunya itu membuat aku tersenyum, aku teringat sebuah cerita lucu, begini ceritanya :
Jaga Ujian..
Siang ini aku lagi jagain teknikal test untuk calon karyawan baru. Boring banget.. Nggak ada yang bisa dikerjakan selain duduk dan memperhatikan wajah-wajah yang serius berfikir, padahal aku yakin tak satu pun dari mereka berusaha menanyakan atau memberi jawabaan kepada saingannya, jadi duduklah aku di pojok ruang sembari corat-coret di aplikasi word mobile ini.
Badan masih cape, dan mengantuk akut akibat kemaren aku baru tiba dari luar kota setelah 3 hari berada diluar jakarta, menghadiri pernikahan sahabat dekatku. Jadilah siang ini begitu menyiksa, keadaan yang sunyi, sisa kantuk yang belum hilang akibat tidur 15 menit di perpustakaan saat makan siang
. Wah.. Tiba-tiba saja aku kangen tempat tidur hahaha..
Alarm handphone-ku berbunyi, oke!.. selesai gak selesai dikumpulkan. kata-kata standart yang diucapkan kalo lagi jaga ujian hahahaha.. 1 1/2 jam sudah. Akhirnya selesai juga..




