Menu Rakyat
Masih teringat percakapanku dengan ibu sore itu, saat aku bercerita tentang pelajaran yang aku terima di sekolah, sembari duduk dan menikmati makan siang, aku berkata kalau makanan yang kita makan harus memenuhi 4 sehat 5 sempurna, aku bilang biar badan kita sehat, tidak gampang sakit dan jadi pinter.
Ibu-ku menggeleng, entah apa yang dia gelengkan, mungkin dia tidak tahu apa itu 4 sehat 5 sempurna, atau tidak tahu harus berkata apa. Ku tunggu jawabnya, sambil menyuapkan sesendok penuh nasi, dengan lauk sayur bening dan tempe goreng.
Ibu ku tak kunjung menjawab, aku bertanya lagi
“Ibu tahu tidak, apa itu 4 sehat 5 sempurna ?”
Ibuku menggeleng, aku tersenyum nakal, sok menggurui aku bercerita panjang lebar, ibuku tersenyum, sebentar tertawa bahagia, menyaksikan aku berubah menjadi sosok guru kecil. Panjang lebar aku bercerita, kemudian aku berkata manja
“Jadi kapan kita makan 4 sehat 5 sempurna?, biar aku tambah pintar ibu..”
“Nduk.., kowe sekarang juga sudah pinter.., masih kurang apa?”
“Tapi aku bosen ibu, lauk tempe tahu terus”
Aku mulai merajauk. Ibuku terdiam, aku tidak tega melihat wajahnya. Dengan cepat aku berkata
“nunggu bapak panen yoo bu..”
Ibuku tersenyum mengiyakan.
Hari ini kulihat berita dikoran, harga kedelai membumbung, perajin tempe dan tahu berdemo. Aku teringat ibuku.., menu kesehariannya, menu rakyat..
Entah makan apa ibuku hari ini..





3 comments
Speechless… Untung aku ga ampe mewe (^_^)
Maklum orang melow…
aku tau jawabannya.. kalo sehari-hari makan sayur bening dan tempe. Terus harga tempe jadi naik. pasti donk ga bisa beli tempe. jadi hari itu si ibu akan makan nasi plus sayur bening…. hehehhe…. btw… kalo di desa kan mereka tanam sayur-2 an sendiri, terus biasanya punya peliharaan ayam, jadi mestinya bisa makan telor dadar donk kalo si ayam bertelor…
@kocu
. Amin!
hehehehe…
bisa merasakan penderitaan “orang kecil” itu bagus.
biar bisa gantiin orang-orang yang gak ngerti apa artinya “orang kecil”
@donamelia
kalo hari-hari biasa, si ayam makan sisa nasi dengan lauk sisa tempe juga lho… trus piye…??
Leave a Comment