Banjir hari ke-2
Sabtu, 2 February 2008
Sabtu pagi, daerah sekitar tempat tinggal ku masih banyak “genangan” air, bahkan saat aku mengantarkan Dona ke dokter, jalanan didepan praktek dokter masih tergenang lumayan tinggi. Tekanan darah dona drop sampai 90-60 mmHg, dia mengeluh pusing-pusing, seharusnya sejak hari kamis, aku mengantar dia ke dokter, tetapi kamis malam aku pulang malam, jumat malam-nya Jakarta banjir, jadi sabtu siang mau tidak mau kami ke dokter walaupun harus melalui “genangan” air.
Dijalanan banyak anak kecil bermain air, dan di beberapa titik tampak sekumpulang orang memancing atau menjala ikan, seakan mengalami dejavu, pemandangan yang hampir sama seperti 1 tahun yang lalu. Cuaca masih mendung, aku yakin semua orang berharap hujan tidak turun lagi, pasar dekat perumahan sudah terendam air, dan jika hari itu hujan lagi, air akan menggenangi perumahan.
Oh ya, sabtu itu seharusnya kami menghadiri pernikahan kocu, mohon maaf… kami tidak bisa datang. Ucapan selamat dari kami berdua, selamat menempuh hidup baru. Banjir oh Banjir kenapa engkau datang lagi
.





2 comments
banjirnya ulang tahun
konon katanya banjir di jakarta berulang tahun tiap 5 tahun, kayanya udah gak lagi tuh.. kali ini 1 tahun
amit amit.. jangan sampe ulang bulan!
Leave a Comment