Pemadaman Listrik
Isu pemadaman listrik di Jakarta kembali berhembus, setelah kemarin sore pemadaman lokal di sekitar wilayah jakarta timur terjadi. Kira-kira jam 16.30 WIB lampu dikantor mati, beberapa saat kemudian genset mengambil alih. Beberapa kali hidup mati membuat deg-degan juga, bukan karena takut gelap, tapi takut lembur.
Jika lampu hidup-mati biasanya pertanda buruk, karena UPS di ruang server tidak bisa menahan beban lebih dari 10 menit
. Pernah ada ‘kisah’ ketika lampu mati dan genset mengambil alih, setelah beberapa lama tiba-tiba lampu hidup-mati berulang. Dan akhirnya UPS ‘tepar’ dan server down dengan kerusakan 1 database corrupt karena NetApps (Hardisk External) mengalami kerusakan. Kerusakan non fisik terjadi pada 3 dari 7 server replikasi, yaitu mengalami putusnya replikasi database. Usut punya usut penyebab ‘byar pet’ lampu adalah solar untuk genset habis. Parah kan?!
Malam itu, sekitar pukul 8, karena takut genset kehabisan solar, takut kalau pihak building management tidak siap lagi, akhirnya kami memutuskan untuk mematikan server. Setelah semua server replikasi dan server database utama serta server aplikasi dimatikan aku beserta teman yang lain pulang, sembari memikirkan kerepotan yang akan kami hadapi keesokan harinya. Sesampainya ditempat parkir yang gelap gulita, tiba-tiba saja.. BYARRR!! Lampu menyala. Plaaak…!! (menepuk kepala) Sial!!
image from : http://www.inkycircus.com




13 comments
masih sering begitu yah ternyata…tapi baguslah kalo pemadaman lampunya di beritain dulu…disini mah kalo mati lampu dan mati aer tanpa ada berita apa2…
hwehhhe takut lembur bukan gelap
wah, harus hemat listrik neh, sumbernya terbatas
@ichaawe
kalo pemandaman yang direncanakan ada beritanya, tapi kalau masalah teknis gak ada, tiba-tiba langsung mati
@dian
betul, saatnya berhemat..
artinya jangan sering-sering bloging hahahahaha…
kayanya daerah2 lain juga senasib, kemaren2 jogja juga sempet meninggal2 bergilir gitu listriknya.. mari kita berhemat listrik
ehm.. ketergantungan kita memang sudah sangat tinggi terhadap pasokan listrik itu, nggak bisa dibayangkan jika kelak kita kehabisan pasokannya!
@tania
wow.. jogja juga yach? wah.. wah… kayanya kita sudah menghadapi krisis listrik
@tony
celaka.. udah import beras, masa import listrik juga
weleh.. weleh…
huaahahahahahha….
ta… gw nggak kebayang pas adegan terakhir:
“tiba-tiba saja.. BYARRR!! Lampu menyala. Plaaak…!! (menepuk kepala) Sial!!”
btw danang titp salam : “kok masih pake yang 10 menit!”
salam balik buat danang, udah request UPS yang gedean tapi kaga nongol-nongol. Mungkin kasusnya sama dengan terlambatnya pasokan batubara. Terhalang cuaca yang tidak bersahabat..
makasih dah mampir ya mas, saatnya untuk hemat energi, kita akan krisis energi lebih parah kalau gaya hidup orang Indonesia tak berubah. apalagi kita manusia modern yg sangat tergantung pd listrik
saya link ya…
Masih mati lampu??
@meiy
setuju banget..
@ndy
Udah gak mati lampu, pemadaman bergilir cuma 2 hari
tapi cukup menderita hahaha..
kok ya idupnya pas mau pulang, hehehehe.
Leave a Comment