Posts from — August 2008
[Reposted] Puasa
Ada sebuah analogi menarik dari kegiatan berpuasa:
Berpuasa itu bagaikan metamorfosis dari seekor ulat menjadi seekor kupu-kupu.
Adalah perjalanan dari seekor ulat, menjadi kepompong dan berubah menjadi seekor mahluk mengagumkan.
Seekor ulat dengan sabar menunggu diam dalam pertapaan didalam kepompongnya, dari waktu kewaktu hingga saatnya tiba sang ulat keluar dari pertapaannya dan terbang meninggalkan segala keburukan menjadi sesuatu yang indah, sehingga semua orang memandang takjub.
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA
– image : fulan.com
Ketidakdisiplinan disekitar kita…
Ketidakdisiplinan disekitar kita, mau tahu apa saja? ini beberapa hal yang aku amati, berikut tips untuk mengatasinya semoga dengan tips ini berkurang orang yang tidak disiplin
1. Lift Kantor
Jika anda menempati lantai teratas, dan waktu menunjukan 5 menit sebelum jam masuk kantor berbunyi (emang ada bunyinya?) mungkin Anda akan melakukan tindakan ini.
Posisi Anda sudah berdesakan didepan pintu lift, seketika pintu terbuka, Anda dan para pengantri (sebut saja begitu, walaupun saya tidak yakin saat itu bisa dibilang ANTRI) serentak menyerbu masuk tak peduli didepan pintu lift tertulis “HARAP ANTRI, DAHULUKAN YANG KELUAR”.
Saya pernah merasakan diserbu para pengantri, sampai-sampai badan saya terjempit diantara orang yang bergerak masuk, yang bisa saya lakukan cuma diam ditempat. Dan ditengah-tengah kekacauan yang timbul seorang bapak berdasi sekali lagi berdasi menyodok pinggang saya dengan sikunya, sembari mulutnya “ngedumel” tak jelas. Lho?! jadi saya yang salah yach pak?
Tips:
Jika anda berada didalam lift dan para pengantri itu menyerbu masuk, yang harus anda lakuan adalah jangan bergerak dan tetap ditempat.
Bayangkan hal lucu, jika semua orang didalam lift tidak ada yang keluar, mereka akan mengalah juga karena tidak bisa masuk juga kan?
2. Food Court
Pernah antri di tempat-tempat penjualan fast food? biasanya apa yang terjadi? menyerobot itu sudah biasa, tips mengatasinya “Tendang saja!”, yang lain? Ada! yang ini tindakan tidak disiplin terselubung. Biasanya sampai ke depan pelayan, mereka masih berunding mau pesan apa. “Loe paket apa? Paket 11, Paket 4 aja tambah nasi satu, eh.. eh.. loe mau apa?! (teriak ke temennya yang duduk manis dimeja)” dan sepertinya anda sudah dapat membayangkan peristiwa selanjutnya..
Kebiasaan yang jelek yach.., kenapa tidak diskusi terlebih dahulu, setelah tahu menu mana yang akan dibeli, baru melangkah untuk antri.
Tips:
Pertama-tama coba minta menepi dulu, biar nyaman pilih-pilihnya tapi kalo gak mau juga Anda pilihin dech menunya..
3. Pertokoan Swalayan (Hypermarket)
Di Hypermarket bisanya disediakan Fast Cashier atau sering ditulis Kasir Keranjang, ada lagi yang lebih extrim dengan menulis MAX 5 Barang. Nah yang paling ngeselin adalah kalo ada yang belanja dengan cara, membawa troli plus beberapa keranjang, kemudian semua barang dimaksukan ke dalam keranjang. Saat membayar Orang tersebut meninggalkan troli-nya dan mengeluarkan 4-5 keranjangnya dan mengantri di Fast Cashier. Kereen..
Tips:
Tidak ada Tips, tidak bisa berdebat dengan orang “Pintar” macam ini. Semoga saja dia sadar dengan sendirinya.
4. Bioskop
Saat antrian meng-ular, tiba-tiba seorang berjalan kedepan, tengak-tengok kanan kiri, kemudian berkata “Boleh Nitip?”, “Nitip 2 ya mas..”. Ya kalo yang dititipin dikenal sih oke aja, ini entah berantah maen nitip-nitip aja.. Dow!, dateng pagian donk kalo gak mau antri panjang
Tips:
Jika Anda yang ditanya, ngomong saja “Saya sih tidak masalah, coba tanya belakang saya..”, dan berharap saja belakang anda mengatakan hal yang sama. Hingga nanti ke orang yang paling ujung “Saya sih tidak masalah, tapi belakang saja kosong tuh..!! ”
5. Jalan raya
Eeee.. Malas ngebahasnya, sudah terlalu parah hahahaha…
Tips:
Sabar.. Sabar….
Nah.. diantara 5 perbuatan diatas, mana yang paling anda benci, atau mana yang paling sering anda lakukan? hati-hati mungkin orang disekitar anda tidak menyukai perbuatan anda
Siapa menyalahkan siapa?

Perbincangan yang sering terjadi dikalangan pengguna jalan adalah protes terhadap pengguna jalan yang lain, misalnya si Wati pengendara mobil berbicara dengan rekannya sesama pengendara mobil “Loe tau gak?! Gua paling BT sama pengendara motor, salip sana sini, belok gak pake kasih tanda, ngebut gak tau aturan. Kemaren spion gua disrempet, ee.. dianya kabur” atau si Udin si pengendara motor ngomong sama temennya sesama pengendara motor “Sial tuh mobil, sok kaya, maen nyempet-nyempet aja, ampir aja kakiku keinjek bannya, untung nya cuma spion gua yang kena. Gua liat orangnya lagi SMS-an, goblok gak sih?!”.
….
Nah dah taukan siapa yang nyrempet spion mobilnya si Wati hehehehe…
Tapi bener tidak yang terjadi selalu seperti itu, saling menyalahkan satu sama lain, atau memang motor atau mobil yang selalu salah?
Bagi yang kemana-mana naik motor, seberapa sering anda melihat atau melakukan :
1. Belok tanpa memberi tanda
2. Naik ke trotoar.
2. Naik ke Jembatan Penyeberangan.
3. Potong jalan orang, nyetir ugal-ugalan
4. Nerobos lampu merah.
5. Bermotor melawan arus
6. …
Bagi yang ber-mobil, seberapa sering anda melihat atau melakukan:
1. Belok tanpa memberi tanda.
2. Melaju di ruas jalan untuk darurat.
3. Nyetir ugal-ugalan.
4. Nerobos lampu merah.
5. Tidak memberi kesepatan orang lain untuk mengambil jalur
6. …
Sepertinya masih banyak lagi dosa-dosa yang dilakukan, dan jika dilihat sebenarnya apa yang dilakukan tidak begitu berbeda jauh. Mungkin tidak semua pengendara melakukan hal tersebut, tapi saya yakin dari beberapa dosa yang ada kita pernah melakukannya (saya pun pernah melakukannya), banyak hal yang terjadi sebenarnya karena kita kurang disiplin, atau jadi “panas” dan ikut-ikutan tidak disiplin. Saya yakin kejadian kejadian yang terjadi bukan karena anda atau saya menaiki kendaraan apa, tapi karena kita “mau” untuk melakukan tidakan “dosa” tersebut. Mungkin jika jembatan penyeberangan cukup untuk dilalui mobil, saya yakin ada mobil yang naik karena malas untuk memutar.
Kalau anda berkata, “Saya tidak menggunakan motor, tidak juga menggunakan mobil, jadi saya tidak berdosa ” hihihii… anda salah!
coba ingat-ingat berapa kali anda melakukan atau melihat
1. Menyeberang tidak pada tempatnya
2. Menunggu angkutan umum tidak pada tempatnya
3. Turun dari angkutan tidak pada tempatnya
4. …
Jadi, menurut anda siapa yang harus disalahkan?
Dug Dug.. Dug Dug.. Dug Dug….
Dug Dug.. Dug Dug.. Dug Dug..
Yach mungkin itu hanya suara-suara degupan jantung hasil imajinasiku, imajinasi sesaat setelah aku menyaksikan denyut jantung sang janin sabtu lalu. Aku sempat tertegun menyaksikan titik hitam putih berdenyut bergantian dilayar USG. hitam putih hitam putih hitam putih.. Amazing.. benar benar menakjubkan.. Tuhan.. sungguh besar kuasaMu..
Calon bayi kami saat ini berumur 10 minggu, sabtu kemaren untuk ke 2 kalinya dia di foto (baca: USG), perasaan yang ada selalu berdebar-debar saat dokter mencari si Jabang bayi, kemudian saat gambaran janin muncul hati ku bersorak gembira, gembira dan terharu melihat si mungil, rasanya begitu dekat, pengen nyentuh tapi malu (abis sepertinya norak sekali
). Kemudian mengamati monitor, sambil berkata dalam hati “hai sayang… hai….” hihihihi….




