Category — Bla Bla Bla..
I.C.E
Pagi ini aku menerima email dari seorang teman yang menginformasikan tentang I.C.E, I.C.E adalah kependekan dari In Case of Emergency. I.C.E adalah sebuah program yang pertama kali dicetuskan oleh seorang paramedis bernama Bob Brotchie. Idenya berasal dari pengalamannya sehari-hari dalam menangani korban kecelakaan di Inggris. Dia selalu merasa kesulitan dalam menghubungi keluarga korban, sebagian besar orang di Inggris selalu membawa HandPhone, tetapi tapi dia tetap kesulitan untuk mencari contact person mana yang bisa dihunungi. Dia membayangkan seandainya ada nama universal yang dikenal diseluruh dunia, yang mengidentifikasikan contact person yang harus dihubungi pada saat terjadi keadaan darurat. Maka tercetuslah ide untuk menuliskan ICE didalam contact persen HandPhone. Dimulai denangan menuliskan 1ICE, 2ICE dst. Nomor yang dituliskan didepan membuat ICE contact berada diurutan teratas dari PhoneBook kita. Ide ini mendapat dukungan dari banyak pihak dan mulai tersebar di Eropa dan Amerika Utara.
ICE symbol
Bagaimana dengan penerapan di Indonesia, kita juga mengetahui hampir sebagian penduduk Jakarta membawa Handphone tidak jarang malah lebih dari 1 Handphone :). Apakah hal tersebut bisa diterapkan di Indonesia. Jawabnya bisa Ya bisa juga Tidak. Ya karena memang hal tesebut sangat membantu sekali jika terjadi sesuatu hal, tetapi mari kita renungkan kenapa bisa ada jawaban Tidak.
Pernah mendengar penipuan yang dilakukan oleh para penjahat dengan memanfaatkan handphone yang dicuri. Dengan berpura-pura menjadi dokter, dan mengatakan bahwa anda kecelakaan dan saat ini membutuhkan biaya pengobatan, mohon segera mentransfer dana dan sebagainya. Bahkan saat ini mungkin sebagian dari kita menghapus nama-nama yang mirip dengan Mama, Papa, Rumah, Istri atau sejenisnya dan mengubah nya menjadi panggilan sehari-hari atau bahkan nama mereka. Yup.. tujannya untuk menghindari penipuan metode diatas.
Lalu apakah I.C.E masih bisa diterapkan di Indonesia?
Banjir..
Jakarta banjir.. banjir… hujan dari semalem. Beberapa daerah ketingian air 1.5 meter. Jakarta lumpuh.. Kantor ku gak sampe 40% yang dateng. dibeberapa ruangan hanya 1 - 2 orang yang datang. Parah..
Dikantor ku ada 1 orang yang kebanjiran sampai rumahnya kerendam 1 atap.
so hari ini jakarta bener2 lumpuh. Ada rencana kantor mau diliburkan, sekarang lagi diusahakan mendapat ijin untuk pulang cepat. Pertimbangan nya sederhana : sekarang sudah banjir, dah diluaran sana mendung tebal dah hujan masih turun, seandainya hujan tidak berhenti juga nanti sore gimana mau pulang?. Jadi keinget tragedi banjir besar dijakarta beberapa tahun yang lalu, pulang kerumah yang bisanya 45 menit, ditempuh lebih dari 2 jam. Ngerii…
Belakangan hari cuaca di jakarta memang tidak bersahabat. hampir tiap hari hujan deras. Tiap berangkat kerja kehujanan, sampe kantor dengan kondisi basah :). Jakarta oh Jakarta..
Menurut perhitungan sih.. tahun ini Jakarta mengalami siklus 5 tahunan banjir besar. Nah.. ngeri juga kalo gitu.. baru aja baca berita daerah Petamburan Jakarta Pusat sudah setinggi atap rumah. Kemungkinan hujan masih turun sampe siang nanti. Dikantor masih gak semangat untuk kerja, cuaca didepan mengkhawatirkan.
Smoga ntar sore masih bisa pulang dengan lancar….
Pasukan Bendera Kuning
“Pasukan Bendara Kuning”, Pasukan ini bukan bagian dari pasukan Guan Yu, Jenderal Besar di Era Three Kingdoms, bukan pula bagian dari Pasukan berkuda kerajaan Mongol, dibawah Khan Agung, Genghis Khan.
Ini adalah pasukan pembuka jalan bagi mobil jenasah yang akan lewat. Segerombolan pemuda yang melambai-lambaikan bendera kuning dengan mengendarai motor. Tujuan yang mulia dengan cara yang tidak simpatik.
Dengan cara mengedarai bak bedandalan, “Menggeber” motor, potong sana potong sini, memberhentikan kendaraan lain dengan semena-mena. Sayang sekali pasukan ini membuat ritual suci mengantar orang ke kehidupannya yang kekal dinodai dengan tindakan yang tidak terpuji. Ketika seharusnya orang lain menundukan kepala ikut mendoakan, menjadi melotot dan keluar sumpah serapah. Orang seharusnya dengan perasaan berduka memberi jalan untuk yang terakhir kalinya menjadi muak akibat tidakan yang tidak terpuji itu.
Seharusnya mereka lebih bijak, mengingat yang dikawal adalah keluarga yang sedang berduka. Bayangkan suatu kondisi dimana Pasukan ini dengan rapi, penuh simpatik membuka jalan.., memberhentikan mobil dengan sopan, lambaian bendera yang tidak arogan.. berapa banyak orang yang akan menundukan kepala mengantar kepergian seseorang yang mungkin tidak mereka kenal. Seandainya mereka sadar…
Tragedi Adam Air
Tragedi Pesawat Adam Air yang hilang pada 1 Januari 2007 telah membuat seorang nelayan bernama Bakri Mendadak terkenal, dan menjadi bahan berita dihampir semua stasiun televisi diseluruh Indonesia. Bahkan detik.com menurunkan berita yang menghebohkan “Bakri ‘Taklukan’ Mary Sears”. Sempat terlintas pertanyaan siapa Mary Sears.. Kalo anda jawab itu nama sebuah kapal anda tidak salah.. kalau anda bilang itu nama seorang Komandan Kapal anda juga tidak salah.
Jadi siapa atau apa Mary Sears?
Mary Sears adalah nama sebuah Oceanograpic Survey Ship milik US Navy. USNS MARY SEARS, mempunyai spesifikasi sebagai berikut :
| • Length: | 329 feet |
| • Beam: | 58 feet |
| • Draft: | 19 feet |
| • Displacement: | 3,019 long tons |
| • Speed: | 16.0 knots |
| • Civilian: | 26 mariners/27 sponsors |
| • Military: | 0 |
| • Owner/Operator: | Government-owned, Contractor-operated |
MARY SEARS, merupakan salah satu dari 6 kapal jenis pathfinder. Sebagai kapal Oseonografi, kapal ini melakukan survey kelautan. Kelengkapan peralatannya (Metal Detection dan Sattelite Imagery) yang membuat kapal ini diperbantukan untuk mendeteksi lautan yang diduga sebagai tempat jatuhnya pesawat Adam Air.
Nama Mary Sears (18 Juli 1905-1997) sendiri diambil dari nama seorang Commander di United States Navy, lahir dan dibesarkan di Wayland, Massachusetts, beliau adalah seorang pelopor oseanographer. Karirnya dalam dunia reaserch dimulai pada tahun 1932 sebagai planktonologist di Woods Hole Oceanographic Institution. Sedangkan karir militernya dimulai sejak 1943 dimulai dengan pangkat Lieutenant Junior.
- dari berbagai sumber
Mr. Policeman
Tadi pagi aku liat Mr. Policeman pake motor dengan gaya sok kuasa. Belok kanan.. Kiri.. potong sana sini.. Uh! BeTe banget liatnya. Si Mr. itu salah satu ‘oknum’ polisi lalulintas, yang para ‘oknum’ nya sering berada dikeremangan malam, walah.. kaya ‘itu’ aja, aku sering menyebutnya polisi tuna susila (baca: oknum tuna susila)
Si oknum itu naek motor tanpa spion satu pun. Coba kalo ‘rakyat jelata’ yang begitu, pasti bakal disemprit diberi hormat dengan sapaan penuh simpatik dimintai surat-surat trus oknum tersebut melenggang ke benteng pertahanan nya. Sesampainya disana ucapan simpatik kembali muncul ‘Gimana pak.. Mau bayar di pengadilan atau mau nitip saya?’. Waallahh.. Dasar oknum!!…



