Category — My Live
1 Bulan
1 bulan sudah Neva hadir ditengah-tengah kami, tidur diantara kami berdua, membuat kami kaget dengan tangisnya dan.. membuat tidurku terkaget-kaget takut si kecil tertindih badanku hihihi…
1 bulan dia hadir, membuat kami tertawa, berteriak panik, bersitegang mana yang terbaik, adu argumen padahal kami juga tidak tahu apakah itu terbaik buat Neva.
1 bulan ini kami berdua (bertiga dengan si Neva) belajar banyak, dari panik si Neva gak “pup”, sampai panik si Neva kami sangka diare hehehe… pipis nya yang menyirami bantal ku, tempat tidur ku, hingga bajuku.
Kini si kecil gundul, hasil karya aku dan Dona, berbekal nekad dan pisau cukur akhirnya kami berhasil menggunduli Neva hehehe… 3 jam yang membuatku berkeringat dingin (Dona mencukur dengan jauh lebih santai
).
1 bulan yang membahagiakan….
- 17 Maret 2009 -
Hidup itu..
Setiap kali Neva merasa lapar, dia akan menangis dengan kencang, menangis sejadi-jadinya, dengan tangan terkepal kuat, dan kakinya yang mungil menendang-nendang, ” Neva.. kalau begitu bagaimana mama akan menyusuimu? sabar dong.. sabar.. ” berulang kali aku mengatakannya. sepertinya kata-kataku tak didengarnya, dia terus menangis, berteriak, mulutnya yang mungil meraung menangis sesekali mengisap ASI. Sepertinya tidak kuasa menahan laparnya.. Entah kenapa Neva sepertinya kesulitan untuk menyusu, dan tidak sabar ingin mengenyangkan perutnya.
Kemudian Istriku berkata lirih, membelai rambut si kecil sambil berkata..
” Neva.. hidup itu keras.. tidak ada yang instan.. kamu lahir juga tidak instan.. semua butuh perjuangan.. kalau kamu lapar.. berusahalah.. segala sesuatunya harus diperjuangkan.. ”
Sebuah pelajaran hidup untuk si Kecil.. Jadi bijak ya nak.. Bijak melihat kehidupan ini..
Please Welcome..
Beberapa saat yang lalu Facebook-ku berstatus : “Please welcome DEMARO NEVA AUREE MAIRA..”, itu karena kami sekeluarga dikaruniai bayi mungil di hari selasa, 17 Februari 2009, dibilang mungil karena panjang bayi 49 cm dan berat bayi 2,7 kg ee.. mungil kan, teman2 si Neva (begitu kami memanggilnya) di ruangan bayi beratnya rata-rata lebih dari 3 kg.
Terimakasih kepada teman-teman yang sudah bantu doa untuk kelancaran kelahiran putra kami berdua. Dan saat ini status Facebook ku adalah “bantal kesayangan ku diPIPISI Neva” hiks… hiks…
Nich si Neva..

Ih.. Bandel
Kamis malam aku ke dokter kandungan untuk kontrol mingguan, memasuki minggu ke 36 Dona sudah mulai kontrol 1 minggu sekali (sekarang minggu ke 37). Sepeti biasa, dokter kandungan yang satu ini tidak pernah sepi, ketika kami datang urutan mengantri sudah 10 orang, setelah test tekanan darah dan berat badan (tuh.. beratnya malah turun..
) kami menghilang sebentar cari makan hehehe.. akhirnya sampailah kita ke sebuah cafe kecil menjual berbagai macam ice cream, si Dona pengen ice cream untuk tambah berat badan. Sesudah makan ice kami langsung balik ke dokter, ternyata antrian masih panjang juga.
Selama proses menunggu, seperti bisa perut si kecil kita godain, yang aneh perut Dona bagian kanan dan kiri menjadi keras. Lho?? kenapa ini? aku pikir normal, katanya memang mengeras. Pas Dokter mengecek Jantung bayi, terlihat kesulitan mencari nya, agak-agak samar gitu. Aku sempet deg degan, tapi aku menenangkan diri, gak masalah toh tadi kami habis bermain dengan si kecil. Saatnya di USG ketahuan kalo si Kecil bergeser lagi. Sekarang di melintang, bukannya jungkir balik :(( . Duh.. gimana sih, masih sempet-sempetnya muter diperut yang sesak. Dona langsung bilang “Ih.. Bandel banget sih.. Ayo balik lagi..”. Dokter bilang, masih ada waktu 3 minggu lagi buat balikin posisi, mungkin karena berat bayi masih kecil sehingga masih bisa bergerak. Padahal kami berdua dah seneng dan tenang-tenang karena posisi bayi yang sudah aman.
Akhirnya mulai pagi ini Dona kembali melakukan gerakan “nungging” biar si Kecil kembali ke posisinya semula. Ayoo Dek.. Jangan Bandel.. (Ih.. ada ada aja.. )
What doesn’t kill me…
“What doesn’t kill me… it’s makes me stronger” ungkapan tersebut pertama kali aku denger di acara GMHR (Good Morning Hard Rock FM) terdengar begitu bermakna quote siapa sih? Entah.. kemudian aku browsing dan menemukan si pencetus kata penuh makna tersebut Nietzsche (entah pronunciation-nya bagaimana) yang jelas beliau ini seorang Jerman.
Kembali ke ungkapan diatas, What doesn’t kill me… it’s makes me stronger, terdengar begitu simple tetapi (kayanya) penuh makna, pas denger aku cuma mikir 1 hal, koq seperti cerita Super Saiya di Dragon Ball yach? kalo dihajar musuhnya dihajar dan dihajar, sampe mendekati ambang kematian dan gak jadi mati, maka si Saiya itu akan menjadi bertambah kuat. Hehehehe.. wah quote bagus-bagus koq mikirnya malah komik
, ya gak tau yang kepikir memang itu sih.
Lepas dari pikiran dodol tentang Dragon Ball, quote itu memang menarik seringkali kita berfikir “hancur sudah.. apa yang bisa diharap lagi..” atau pikiran pikiran pesimis lainnya yang meracuni kehidupan kita, sehingga kita malah do nothing.. bengong kaya kambing congek, cuma bisa menghayal dan berandai-andai. Punya mental juara yang mengatakan “What doesn’t kill me, it’s make me stronger!” membuat kita tidak takut menghadapi apapun. Saya berani!, karena apapun yang terjadi selama saya tidak mati, saya masih mempunyai harapan dan kekuatan dari pengalaman saya.. (ck.. ck.. ck ..)
Saya sering merasa begitu “cling” jika mendengar quote-quote yang begitu menginspirasi, mungkin diantara teman-teman punya pengalaman tentang kata-kata bijak? atau malah punya kata-kata bijak yang keluar dari pengalaman sendiri? Share donk..
Sebuah quote penutup dari bahasa latin yang tidak kalah saktinya (hehehe…)
Dum Spiro Spero (While I breath, I hope)




