Google aja tahu..
Hari itu parkir motor ditempat kerjaku lumayan ramai, setelah memarkirkan motor aku menuju ke meja satpam dimana biasanya petugas petugas parkiran meletakan tiket. Setelah mencari beberapa saat dan tidak menemukan tiket parkir, aku menanyakan kepada petugas.
“Pak, G 37XX MP, blom..”
dengan cekatan dia menuliskan, sambil mengeja “ge tiga tujuh…., em apa pak?”
“Pe” (menyebut huruf P)
“Pe yang gini..” mencoretkan huruf V
“Bukan Pak..”
“Oh..” mencoretkan huruf P
Di Lift aku senyum-senyum sendiri memikirkan percakapan tadi, “Pe yang gini..?” memang nya ada berapa huruf P sih? Setelah dipikir-piki akhirnya aku sadar juga sebagian orang mengatakan “EP” untuk huruf F, “PE” untuk huruf V, dan “PE” untuk P.
Hehehehe lucu juga.., mungkin itu sebabnya ada nama SAIPUL JAMIL, kemungkinan besar orang tuanya akan menamai anaknya SAIFUL tetapi terjadi kesalahan penulisan di akte menjadi SAIPUL. Mungkin si pencatat tidak menanyakan “PE yang gini..?” Doooowww!!!
Nih.. !! Google aja tahu..

The Last Episode
Blogwalkin’ hari ini berujung di sebuah blog yang di ditinggal pergi oleh sang empunya. Selama perjalanan menyusuri dunia maya, sering sekali aku temukan blog-blog tak bertuan, dengan kata-kata terakhir, dengan ucapan selamat jalan dari para sahabat bahkan dengan protes keras para kawan setia. Yang ada hanya sebuah bukti “sejarah”, sebuah blog tak terurus, dimana sang empunya, dahulu pernah begitu mencintai blog tersebut.
Kemudian aku berfikir, kapan, dan bagaimana blog-ku ini akan berakhir? Mungkin esok, bulan depan, tahun depan atau kapan? Akankah nantinya aku biarkan “hidup” sebagai museum, ataukah akan dihapus dan dikubur dalam ingatan. Kata-kata terakhir apa yang nanti akan aku tulis?, salam perpisahan kah? atau pengumuman yang penuh semangat, atau malah menghilang begitu saja.
Entahlah.. memikirkannya membuatku merasa tak nyaman..
Pernah memikirkan bagaimana episode terakhir dari blog kalian?
Awas Lubang!
Curah hujan yang tinggi belakangan ini membuat banyak jalanan di ibukota rusak, berlubang dimana-mana. Astaga.. banyak jalanan yang lebih mirip areal persawahan dengan kubangan kerbau dari pada sebuah jalan raya. Ini Jakarta bung!, ibukota negara.. bagaimana dengan daerah lain? rasanya lebih parah dari pada disini
Beberapa hari yang lalu seorang teman di kantor, terjatuh dari motor saat motornya tergelincir di “kubangan kerbau”, tidak tanggung-tanggung 6 motor terjatuh beruntun. Mengerikan bukan? Hari-hari belakangan ini mungkin diantara kita sering mendengar cerita-cerita horor yang disebabkan oleh jalanan yang rusak. Lalu apa yang dilakukan pemerintah (pemda)? sepertinya tidak ada (entahlah kalau ada..
), aku lebih melihat “gerakan” dari penduduk sekitar, yang memasang tanda dengan ban bekas, atau menutup lubang dengan sisa bahan bangunan, bahkan ada pohon pisang sebagai penanda di tengah jalan raya.
Bagi teman-teman yang mengendarai motor, berhati-hatilah!, mungkin beberapa hal dibawah ini bisa dilakukan untuk menghindari terjadinya kecelakaan
- Jangan Ngebut!
Apalagi dijalanan yang tidak dikenal, alon-alon aja.. asal kelakon. - Jadi Follower
Jadi pengikut saja, gak usah sok jadi pemimpin.. ikutin aja kendaraan didepan. Yang didepan pasti memberi contoh
, didepan menghindar, kita menghindar. Di depan terperosok, kita menghindar
. - Jaga Jarak
Jaga jarak yang aman terutama saat mengikuti mobil, hindari unsur kejutan dari lubang yang tidak terlihat karena terhalang mobil. Sebisa mungkin ikuti alur ban mobil, jangan berada tepat dibelakang mobil, itu memperbesar unsur kejutan!.
intinya sih hati-hati, ingat sekarang ini jalanan di Jakarta banyak lubang!
mungkin kalau kerbau-kerbau melihat kubangan-kubangan yang ada di Jakarta bakal bersorak gembira, kapan lagi mandi lumpur dikelilingi gedung pencakar langit. Siapa yang punya kerbau? Monggooo.. di”angon” di Jakarta
Pemadaman Listrik
Isu pemadaman listrik di Jakarta kembali berhembus, setelah kemarin sore pemadaman lokal di sekitar wilayah jakarta timur terjadi. Kira-kira jam 16.30 WIB lampu dikantor mati, beberapa saat kemudian genset mengambil alih. Beberapa kali hidup mati membuat deg-degan juga, bukan karena takut gelap, tapi takut lembur.
Jika lampu hidup-mati biasanya pertanda buruk, karena UPS di ruang server tidak bisa menahan beban lebih dari 10 menit
. Pernah ada ‘kisah’ ketika lampu mati dan genset mengambil alih, setelah beberapa lama tiba-tiba lampu hidup-mati berulang. Dan akhirnya UPS ‘tepar’ dan server down dengan kerusakan 1 database corrupt karena NetApps (Hardisk External) mengalami kerusakan. Kerusakan non fisik terjadi pada 3 dari 7 server replikasi, yaitu mengalami putusnya replikasi database. Usut punya usut penyebab ‘byar pet’ lampu adalah solar untuk genset habis. Parah kan?!
Malam itu, sekitar pukul 8, karena takut genset kehabisan solar, takut kalau pihak building management tidak siap lagi, akhirnya kami memutuskan untuk mematikan server. Setelah semua server replikasi dan server database utama serta server aplikasi dimatikan aku beserta teman yang lain pulang, sembari memikirkan kerepotan yang akan kami hadapi keesokan harinya. Sesampainya ditempat parkir yang gelap gulita, tiba-tiba saja.. BYARRR!! Lampu menyala. Plaaak…!! (menepuk kepala) Sial!!
image from : http://www.inkycircus.com
AADIE
AADIE, Ada Apa Dengan IE ?
Ada apa dengan IE? (Internet Explorer), liat aja gambar dibawah ini

Firefox

Safari

IE
Benar sekali, entah kenapa image dengan transparant background tidak bisa ditampilkan dengan benar di IE, format yang aku gunakan adalah PNG. Padahal di 2 browser yang lain Firefox dan Safari, image tersebut dirender dengan benar? kenapa sih IE harus “aneh” sendiri. Kalao dilihat dari keanehan yang hanya terjadi di IE, sepertinya bukan kesalahan format imagenya, kemungkinan kesalahan IE dalam merender gambar, atau adanya penerapan standart yang berbeda?
Aku belum mencoba apakah format lain seperti GIF (format image yang mensupport transparant background) dapat dirender dalam “keadaan” yang sama di ketiga browser tersebut, dapat dibayangkan betapa susahnya membuat web yang mempunyai tampilan yang sama disemua web browser, jika 1 unsur saja (image) menjadi masalah, belum lagi masalah syntax CSS dan sebagainya.




